Kamis, 23 Juli 2015

Teknik Memilih Mesin cuci yang bagus

 Cara Memilih Mesin Cuci

Jika sebelumnya kita membahas mengenai mesin bubut dan mesin kemasan, maka pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai mesin cuci dan bagaimana memilih mesin cuci yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan anda.

Jika anda belum memiliki mesin cuci sama sekali, maka tips memilih mesin cuci ini sangat penting untuk anda baca sehingga anda terhindar dari kesalahan memilih mesin cuci

Berdasarkan cara kerjanya mesin cuci dibagi menjadi 2 jenis, yaitu mesin cuci yang menggunakan 1 tabung (mesin cuci otomatis) dan mesin cuci twin tube atau mesin cuci yang menggunakan 2 tabung (mesin cuci manual). Sedangkan mesin cuci yang menggunakan satu tabung sendiri dimiliki pada mesin cuci dengan pintu atas (top loading) dan mesin cuci dengan pintu depan (front loading).

Dua tabung pada mesin cuci manual memiliki fungsi berbeda yaitu satu tabung digunakan untuk mencuci dan membilas pakaian dan tabung lainnya digunakan untk memeras pakaian setelah selesai dicuci dan dibilas. Dan berikut ini kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis mesin cuci tersebut.

Baca juga: Tips Membeli Mesin Kemasan

Mesin Cuci Dua Tabung

Kelebihan:
 
• Harga lebih murah daripada mesin cuci satu tabung
• Konsumsi listrik mesin cuci dua tabung lebih hemat daripada mesin cuci satu tabung
• Lebih tahan banting alias lebih tahan lama daripada mesin cuci satu tabung
• Bisa beroperasi dengan saluran air yang paling biasa sekalipun (tidak harus deras)
• Bisa melakukan perendaman dan pencucian pendahuluan pada bagian-bagian pakaian yang kotor sekali seperti bagian leher, ketiak, ujung kaki celana dan bagian-bagian lainnya baru yang lainnya serahkan pada mesin cuci
• Perawatan lebih mudah dan harga sparepartnya lebih murah dibanding mesin cuci otomatis

Kekurangan:
• Cara pengoperasiaannya masih manual, yaitu masih menggunakan tombol putar mulai dari memutar tombol untuk mencuci, mengeringkan dan membuang air
• Masih memerlukan campur tangan manusia untuk memindahkan pakaian dari satu tabung ke tabung lainnya setelah pakaian dicuci.
• Konsumsi air lebih banyak
• Karena proses pencucian dan pembilasan terjadi dengan memusarkan cucian didalam air, pada pakaian dengan bahan tertentu bisa berubah bentuk atau menjadi lebih lebar atau kancing baju terlepas.
• Karena proses pencucian dan pembilasan terjadi dengan memusarkan cucian didalam air, pada pakaian dengan bahan tertentu bisa berubah bentuk atau menjadi lebih lebar atau kancing baju terlepas.
• Kemampuan mengeringkan kurang lebih hanya 70% saja .



Mesin Cuci Satu Tabung

Kelebihan:
• Sangat praktis karena secara umum seluruh proses pencucian diatur secara otomatis oleh mesin cuci sehingga tidak lagi kecuali saat menjemur
• Pengeringan mencapai 80-90% .

Kekurangan:
• Harga relatif lebih mahal dibandingkan mesin cuci dua tabung
• Dapat membingungkan bagi yang belum terbiasa dikarenakan banyaknya tombol untuk mensetting saat ingin mengoperasikan mesin cuci tersebut
• Membutuhkan konsumsi listrik yang lebih besar daripada mesin cuci dua tabung
• Memiliki resiko kemungkinan rusak lebih cepat jika ada kesalahan dalam penggunaan

Sedangkan untuk kelebihan dan kekurangan antara mesin cuci top loading (pintu atas) dan mesin cuci front loading (pintu depan) adalah sebagai berikut :


Mesin Cuci Top Loading

Kelebihan :
• Harga lebih murah jika dibandingkan dengan jenis front loading
• Memiliki tabung lebih besar dari pada jenis front loading sehingga muat lebih banyak
• Bisa melakukan perendaman dan pencucian pendahuluan pada bagian-bagian pakaian yang kotor sekali seperti bagian leher, ketiak, ujung kaki celana dan bagian-bagian lainnya baru yang lainnya serahkan pada mesin cuci
• Karena proses pencucian dan pembilasan terjadi dengan memusarkan cucian didalam air, pada pakaian dengan bahan tertentu bisa berubah bentuk atau menjadi lebih lebar atau kancing baju terlepas.

Kekurangan :
• Memerlukan lebih banyak air dibandingkan dengan jenis front loading
• Membutuhkan konsumsi listrik lebih dibandingkan dengan jenis front loading
• Perlu memilih jenis pakaian yang akan dicuci karena mesin ini menggunakan pulsator yang memungkinkan pakaian dengan bahan rapuh akan mudah rusak
• Karena proses pencucian dan pembilasan terjadi dengan memusarkan cucian didalam air, pada pakaian dengan bahan tertentu bisa berubah bentuk atau menjadi lebih lebar atau kancing baju terlepas.
• Kemampuan mengeringkan hanya 80-85%


Mesin Cuci Front Loading

Kelebihan :
• Efek cucinya lebih lebih bersih dibanding jenis lainnya karena cara kerja mesin ini adalah dengan berputar secara vertikal dan seolah-olah seperti membanting-banting pakaian.
• Konsumsi listrik maupun air lebih hemat dibanding jenis top loading
• Resiko kerusakan pada pakaian paling minim karena proses kerjanya tidak menggunakan pulsator dan putarannya tidaklah terlalu cepat
• Beberapa jenis ini ada yang dilengkapi dengan fitur hot wash, yaitu mencuci dengan air panas
• Kemampuan mengeringkan 85-90%

Kekurangan :
• Harga lebih mahal dibanding jenis top loading.
• Mesin ini membutuhkan aliran suplai air yang berarus deras
• Apabila proses pencucian sudah dimulai tidak bisa menambahkan cucian karena pintu mesin cuci tidak dapat dibuka
• Saat mati lampu cucian terkunci didalam dan harus menunggu hingga listrik menyala kembali
• Pada waktu memasukkan dan mengeluarkan cucian harus dengan membungkuk.

Selain mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis mesin cuci di atas, Anda perlu juga mempertimbangkan kapasitas mesin cuci yang sesuai dengan kebutuhan Anda serta ketersediaan dana yang ada.

Jika Anda membeli mesin cuci untuk membuka usaha laundry maka Anda harus mempertimbangkan kualitas merk dan daya tahan mesin cuci tersebut karena pemakaian mesin cuci yang akan terus berkesinambungan. Sebelum Anda deal dengan mesin cuci pilihan Anda cek masa garansi, cakupan garansi, apakah mencakup semua komponen atau bagian tertentu saja serta ada tidaknya service center resmi yang ada di daerah Anda.

Senin, 13 Juli 2015

Jenis Jenis Mesin Kemasan yang banyak diminati

Jenis Jenis Mesin Kemasan




Mesin Kemasan - Dalam sebuah industri baik industri skala besar maupun industri kecil atau industri rumah tangga, kemasan memegang peranan penting untuk menarik pembeli atau konsumen. 

Kemasan yang baik adalah kemasan yang dapat menarik perhatian mata seseorang untuk melihat produk yang dikemas tersebut diantara produk-produk lain disekelilingnya. Dengan kemasan yang bagus diharapkan omzet penjualan akan meningkat tajam. Oleh karenanya, dibutuhkan mesin kemasan yang berkualitas untuk mendapatkan kemasan yang bagus dan menarik

Dari sistem pengemasan sebuah produk ada tiga cara yang dilakukan wirausahawan dalam mengemas produk yang dihasilkan, diantaranya adalah dengan cara manual atau dengan tangan tanpa bantuan mesin pengemas. 

Kedua adalah cara semi mekanik atau dengan tangan namun masih menggunakan bantuan alat tertentu. Dan ketiga adalah cara mekanik yaitu pengemasan dengan menggunakan mesin pengemas.atau mesin kemas.

Ada beberapa jenis mesin pengemas diantaranya adalah :

 

Mesin Pengemas Plastik (Plastic Film Sealer)

Alat Mesin Pengemas Plastik (Plastic Film Sealer) adalah alat pengemas kemasan plastik untuk merekatkan kemasan aneka macam makanan ringan dengan pengoperasiannya menggunkan tangan ( hand sealer ) maupun kaki ( pedal sealer ).

Mesin Pengemas Sachet (Sachet Sealer )

Mesin Pengemas Sachet digunakan untuk mengemas produk makanan, obat-obatan dll dalam bentu sachet

Mesin Pengemas Vakuum(Vacuum Sealer )

Mesin Pengemas Vakumm digunakan untuk mengemas makanan yang menyedot/ menghisap udara dalam kemasan plastik sehingga dapat menekan pertumbuhan bakteri penyebab pembusukan pada makanan. 

Mesin Pengemas Minuman (Cup Sealer)

Mesin Pengemas minuman digunakan untuk menutup gelas plastik dengan menggunakan system pemanasan pada produk minuman berbentuk cairan atau gel.

Jumat, 03 Juli 2015

Tips Membeli Mesin Kemasan

 Memilih Mesin Kemasan berkualitas


Pengemasan produk atau packing produk sangatlah penting untuk produk. pengemasan produk yang rapi dan menarik akan membuat banyak orang untuk tertarik sehingga produk kita  diminati oleh banyak konsumen. Karena ini sangat penting, maka memiliki mesin kemasan yang bagus adalah keharusan bagi usaha anda


Pengemasan produk juga berperan penting dalam proses penjualan produk. Bisa dibayangkan jika tampilan produk kita biasa saja (tidak menarik) tidak rapat sehingga membuat produk didalamnya rusak, atau mungkin kemasan produk kita tidak higenis.

Permasalahan itu seharusnya diatasi segera. Pemlihan mesin packing yang tepat untuk produk anda sangatlah penting.  Agar anda mendapatkan mesin yang berkualitas, anda bisa melihatnya di salah satu website yang menyediakan berbagai jenis mesin kemasan, yakni http://tokomesinkemasan.com. Disana anda akan mendapatkan berbagai informasi terkait dengan mesin kemasan yang anda cari selama ini. Silahkan kunjungi langsung.

Mesin Kemasan Filling Cairan


  1. Untuk Produk Filling Cairan atau pengisian cairan anda dapat menggunkan mesin khusus produk import dari kami
  2. Mesin Filling Botol Syrup, Botol Obat,
  3. Mesin Filling Khusus Kemasan Rentengan
  4. Mesin ini khusus sebgai mesin pengemasan untuk produk rentengan
  5. Mesin Packing Liquid Sachet
  6. Mesin Sealer
  7. Mesin sealer adalah mesin yang berfungsi sebagai packing kemasan plastik atau almunium Foil, kami juga mempunyai aneka mesin sealer lain seperti mesin cup sealer yang bekerja khusus sebgai packing kemasan cup / gelas.
  8. Mesin Pedal Sealer

Mesin Cup Sealer
Mesin ini difungsikan sebagai mesin packing kemasan cup / gelas
Cup Sealer Full Auto

Mesin Filling Kapsul
Mesin ini difungsikan khusus sebgai fillin produk kapsul, sangat mudah hingenis dan efisien.
Mesin FillingKapasitas 100 kapsul

Mesin Pengemasan Vakum
Mesin Pengemasan ini bekerja untuk packing produk dengan sistem pengemasan vakum atau hampa udara

Mesin Pencetak Tanggal Kadarluarsa Kemasan
Mesin ini difungsikan sebagai mesin pencetak tanggal kadarluarsa pada kemasan (expired date)


Mesin Wrapping
Mesin ini difungsikan sebagai mesin wrapping plastik produk atau barang
Mesin Wrapping

Selasa, 12 Mei 2015

Jenis Jenis Mesin Bubut

Jenis Mesin Bubut

Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi terkait dengan Jenis Jenis Mesin Bubut. Pengetahun tentang jenis mesin bubut ini sangat penting karena berguna ketika anda ingin membeli mesin bubut. Mesin lain yang perlu juga anda ketahui adalah mesin kemasan, karena karakteristiknya hampir sama satu sama lain.

Berikut ini adalah beberapa jenis mesin bubut yang perlu anda ketahui

 

1. Mesin Bubut Ringan

 

Gambar: Mesin Bubut Ringat
Mesin Bubut ringat ini biasanya digunakan untuk latihan dan mengerjakan pekerjaan pekerjaan ringan. Bentuk dari mesin bubut ini sangat kecil dan tergolong sederhana.

Mesin Bubut ini digunakan untuk mengerjakan benda kerja yang relatif kecil dan detail. Mesin Bubut Ringat ini juga dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya: Mesin Bubut Bangku dan Mesin Bubut Lantai. Bagi anda yang belum pernah melihat mesin bubut ringat ini, mungkin gambar dibawah ini bermanfaat


2. Mesin Bubut Sedang



Gambar: Mesin Bubut Sedang
Mesin Bubut Sedang ini, dari segi ukuran sedikit lebih besar dibandingkan dengan mesin bubut ringat. Dari segi fungsi, mesin bubut sedang ini memiliki fungsi fungsi yang lebih banyak dan detail.

Mesin bubut sedang ini biasanya digunakan untuk pekerjaan yang benda kerjanya memiliki variasi yang banyak dan sedikit lebih detail. Fungsi penting dari mesin bubut sedang ini adalah untuk membuat atau memperbaiki perkakas secara produksi


3. Mesin Bubut Standar


Dibandingkan dengan mesin bubut yang lainnya, mesin bubut jenis ini lebih berat dan lebih besar. Kemampuannya juga lebih besar dibandingkan dengan mesin bubut ringat. Mesin Bubut ini merupakan standar dalam pembuatan mesin bubut yang banyak kita temukan

4. Mesin Bubut Meja Panjang


Mesin bubut meja panjang ini termasuk jenis mesin bubut industri dan sangat banyak digunakan untuk mengerjakan pekerjaan pekerjaan panjang serta besar.

Jika anda pernah bekerja di industri, maka jenis mesin bubut ini akan banyak anda temukan disana. Karena memang, dunia industri lebih banyak memproduksi barang barang dengan jumlah besar dan ukuran besar.


Baca juga: Fungsi Mesin Bubut

Jika kita melihat jenis mesin bubut dari sisi lain, maka secara prinsip dibagi menjadi:


  1. Mesin Bubut Centre Lathe. Mesin bubut dengan jenis ini dibuat untuk mengerjakan berbagai macam bentuk dan paling banyak digunakan. Cara kerjanya, benda dipegang pada bagian poros spindle dengan bantuan chuck yang memiliki rahang pada salah satu ujungnya.
  2. Mesin Bubut Sabuk. Nah, menggunakan mesin bubut jenis ini, poros spindel akan memutar benda kerja melalui piringan pembawa sehingga memutar roda gigi yang digerakan sabuk. Melalui roda gigi, putarannya akan diteruskan ke roda gigi poros ulir.
  3. Mesin Bubut Vertikal Turning anda Boring Milling. Mesin jenis ini dapat dijalankan secara otomatis. pada pembuatan benda kerja yang dibubut dari tangan, pekerjaan yang tidak bsia dikerjakan secara otomatis hanyalah pemasangan batang batnag yang baru dan menyalurkan produk-produk yang telah dikerjakan. Oleh karenanya, satu pekerjaan dapat mengawasi beberapa buah mesin otomatis dengan sangat mudah.
  4. Mesin Bubut Facing lathe. Mesin bubut ini digunakan untuk membuat benda kerja yang berbentuk piringan yang besar. Benda kerja yang dikencangkan dengan cakar cakar yang dapat di setting pada sebuah pelat penyeting yang besar, tidak terdapat kepala lepas.
  5.  Mesin Bubut Turret. Mesin bubut Turret ini memiliki ciri ciri, khususnya terhadap produksi. Keterampilan kerja pada mesin ini dubuat semudah mungkin sehingga operator yang tidak memiliki pengalamanpun bisa menggunakannya.
  6. Mesin Bubut Turret Jenis Sadel. Memiliki Turret yang dipasangkan secara langsung pada sadel yang bergerak maju mundur dengan turret mesin bubut ini. 
Itulah beberapa jenis mesin bubut yang perlu anda ketahui, jika anda ingin membeli mesin bubut, tentunya anda sudah tahu, mesin bubut jenis yang mana yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Mudah mudahan tulisan kami kali ini bermanfaat dan jangan lupa berbagai dengan teman teman yang lain. Terima Kasih

Minggu, 10 Mei 2015

Jasa Perbaikan Mesin Bubut

Perusahaan kami menyediakan teknisi berpengalaman untuk jasa perbaikan mesin bubut. Kami juga melayani jasa perawatan (Preventive Maintenance) untuk semua jenis mesin bubut baik manual maupun CNC. Teknisi kami sangat berpengalaman dalam menangani berbagai mesin bubut terutama buatan Jepang untuk semua merk mesin bubut.

Kami juga melayani jasa perawatan mesin bubut rutin untuk perawatan berkala 500 jam, 1000 jam dan 2000 jam. Untuk menjaga keawetan mesin bubut agar dapat senantiasa beroperasi secara maksimal maka perawatan mesin bubut secara rutin mutlak dilakukan. Perawatan ini mulai dari pengecekan gear, pulley, penggantian oli, penggantian spare part yang rusak, pengecekan kepresisian dan lain sebagainya.

Baca juga: Jenis Mesin Kemasan

Jika anda berniat membeli mesin bubut bekas, kami juga menyediakan tenaga ahli untuk pengecekan kondisi mesin bubut agar anda tidak kecewa terhadap kondisinya. Jika terjadi kerusakan maka kami juga dapat membantu perbaikannya agar mesin bubut bekas yang anda beli dapat bekerja dengan optimal dan presisi.

Mesin bubut buatan jepang memiliki daya tahan yang paling baik dibandingkan mesin bubut lainnya, karena itu mesin bubut jepang banyak diburu oleh workshop dan pabrik untuk menunjang kebutuhan tooling mereka.
 Tetapi perlu diperhatikan apakah mesin tersebut masih orisinil atau sudah dilakukan penggantian spare part misal gear. Jika anda ragu, maka kami dapat melakukan pengecekan untuk anda sehingga anda tidak perlu ragu dalam melakukan pembelian mesin bubut bekas.

Mesin bubut manual dan CNC perlu perawatan rutin secara berkali, penanganan perbaikan terhadap spare part yang rusak lebih kompleks pada mesin bubut CNC karena sistemnya lebih rumit. Apapun merk mesin bubut CNC dan manual Anda, percayakan kepada teknisi kami untuk melakukan perawatan dan perbaikan.


Fungsi dan Jenis Mesin Bubut CNC

SEJARAH MESIN BUBUT CNC



Mesin Bubut CNC - Mesin Bubut yang satu ini (mesin bubut CNC) dikembangkan oleh John Pearson sekitar tahun 1952. John Pearson sendiri berasal dari Institut Teknologi Massachusetts. Pada awalnya, proyek pengembangan mesin bubut CNC ini dibuat dengan tujuan untuk membuat benda khusus yang rumit dan sulit.

Karena proses pembuatannya yang sangat rumit, Mesin Bubut CNC ini pada awal produksi harganya sangat mahal sekali,sehingga sedikit sekali yang berminat untuk mengembangkannya lebih lanjut. Namun, sekitar tahun 1975, produksi dari mesin bubut ini mulai berkembang dengan cepat. Hal ini di dorong oleh perkembangan mikroprosesor, sehingga volume pengendali dapat dibuat lebih sederhana dan mudah

Baca juga: Mesin Kemasan Murah

Akhir akhir ini, kita bisa menemukan Mesin CNC ini pada semua bidang. Mulai dari bidang pendidikan hingga bidang riset, bahkan saat ini juga banyak kita temukan dalam kehidupan sehari hari

Jenis Jenis Mesin Bubut CNC

Nah, bagi anda yang belum tahu, apa saja jenis jenis dari Mesin Bubut CNC ini, berikut ini kami tuliskan untuk anda.

Secara garis besar, mesin bubut ini dibagi menjadi 2 jenis:

  1. Mesin Bubut CNC

  2. Mesin Frais CNC

Masing masing dari jenis diatas memiliki fungsi dan spesifikasi yang berbeda

Lalu Bagaimana cara menjalankan atau mengoperasikan Mesin CNC ini?

Berikut ini adalah cara mengoperasikan Mesin ini

Cara Mengoparasikan Mesin CNC

 Pada banyak jenis mesin CNC, cara mengoperasikannya cukup dengan memasukan perintah numerik melalui tombol tombol yang memang disediakan untuk input data. Untuk anda ketahui juga bahwa, masing masing mesin bubut ini memiliki spesifikasi tersendiri, sesuai dengan dimana dia di produksi

Namun, secara garis besar, cara mengoperasikan mesin bubut cnc ini ada 2 cara:

Sistem Absolut


Jika kita menggunakan sistem ini, maka penempatan titik awal akan digunakan sebagai titik acuan adalah menetapkan titik referensi yang berlaku tetap selama proses operasi mesin bubut berlangsung.

Untuk mesin bubut, titik referensinya diletakan pada sumbut pusat benda kerja yang akan dikerjakan pada bagian ujungnya. Sementara itu pada Mesin Frais, titik referensinya diletakan pada titik temu antara dua sisi benda kerja yang dikerjakan

Sistem Incremental

Menggunakan sistem incremental, penempatan titik awal yang digunakan sebagai acuan selalu berpindah sesuai dengan titik aktual yang dinyatakan terakhir kali. Untuk mesin Bubut maupun mesin frais berlaku cara yang sama

Setiap gerakan pada benda kerja berakhir, maka titik akhir dari gerakan alat potong tersebut dianggal sebagai titik awal yang akan digunakan sebagai acuan pada pekerjaan berikutnya

Namun, dengan semakin banyak dan berkembangkanya kebutuhan masyarakat dan industri akan mesin ini maka juga dikembangkan berbagai jenis mesin CNC. Tentunya hal ini bertujuan agar bisa memenuhi kebutuhan untuk setiap jenis pekerjaan, terutama yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Berikut ini adalah beberapa variasi mesin CNC


PC untuk Mesin CNC

PC (Personal Computer) sebagai perangkat input bagi mesin CNC sangat penting peranannya untuk memperoleh kinerja mesin CNC. Oleh karena itu setiap pabrik yang memproduksi mesin CNC juga memproduksi atau merekomendasi spesifikasi PC yang digunakan sebagai input bagi mesin CNC produksinya.

Pada mesin CNC untuk keperluan unit latih (Training Unit) atau dengan operasi sederhana, baik tampilan pada monitor maupun eksekusi program, maka PC yang dipergunakan sebagaimana pada mesin CNC jenis LOLA 200 MINI CNC, LEMU IITM, EMCO TU, maupun yang sejenis.

Perkembangan jenis pekerjaan yang menggunakan peranan mesin CNC sejalan dengan kebutuhan teknologi manufaktur semakin meningkat. Oleh karena itu dikembangkan pula perangkat PC yang dapat melayani mesin CNC dengan kinerja yang mampu mengatasi beberapa faktor kesulitan yang dijumpai pada proses manufaktur. Gambar 8 memperlihatkan tampilan monitor mesin CNC jenis E·IPC700-ECKELMANN, DNC NT-2000, WinPromateII – Baronics, Mirac PC, CamSoft, ProMotion® iCNC, maupun yang sejeni

Kode Standar Mesin CNC

Mesin CNC hanya dapat membaca kode standar yang telah disepakati oleh industri yang membuat mesin CNC. Dengan kode standar tersebut, pabrik mesin CNC dapat menggunakan PC sebagai input yang diproduksi sendiri atau yang direkomendasikan. Kode standar pada mesin CNC yaitu :

Berikut ini adalah kode standar untuk Mesin Bubut

Fungsi G
  1. G00 Gerakan cepat
  2. G01Interpolasi linear
  3. G02/G03 Interpolari melingkar
  4. G04 Waktu tinggal diam.
  5. G21 Blok kosong
  6. G24 Penetapan radius pada pemrograman harga absolut
  7. G25/M17 Teknik sub program
  8. G27 Perintah melompat
  9. G33 Pemotongan ulir dengan kisar tetap sama
  10. G64 Motor asutan tak berarus
  11. G65 Pelayanan kaset
  12. G66 Pelayanan antar aparat RS 232
  13. G73 Siklus pemboran dengan pemutusan tatal
  14. G78 Siklus penguliran
  15. G81 Siklus pemboran
  16. G82 Siklus pemboran dengan tinggal diam.
  17. G83 Siklus pemboran dengan penarikan
  18. G84 Siklus pembubutan memanjang
  19. G85 Siklus pereameran
  20. G86 Siklus pengaluran
  21. G88 Siklus pembubutan melintang
  22. G89 Siklus pereameran dengan tinggal diam.
  23. G90 Pemrograman harga absolut
  24. G91 Pemrcgraman harga inkremental
  25. G92 Pencatat penetapan
  26. G94 Penetapan kecepatan asutan
  27. G95 Penetapan ukuran asutan
  28. G110 Alur permukaan
  29. G111 Alur luar
  30. G112 Alur dalam
  31. G113 Ulir luar
  32. G114 Ulir dalam
  33. G115 Permukaan kasar
  34. G116 Putaran kasar
Fungsi M

  1. M00 Berhenti terprogram
  2. M03 Sumbu utama searah jarum jam
  3. M05 Sumbu utama berhenti
  4. M06 Penghitungan panjang pahat, penggantian pahat
  5. M08 Titik tolak pengatur
  6. M09 Titik tolak pengatur
  7. Ml7 Perintah melompat kembali
  8. M22 Titik tolak pengatur
  9. M23 Titik tolak pengatur
  10. M26 Titik tolak pengatur
  11. M30 Program berakhir
  12. M99 Parameter lingkaran
  13. M98 Kompensasi kelonggaran / kocak Otomatis
Kode Standar untuk Mesin Frais

Fungsi G

  1. G00 Gerakan cepat
  2. G01 Interpolasi lurus
  3. G02 Interpolasi melinqkar searah iarum Jam
  4. G03 Interpolasi melinqkar berlawanan arah jarum jam
  5. G04 Lamanya tingqal diam.
  6. G21 Blok kosonq
  7. G25 Memanqqil sub program
  8. G27 Instruksi melompat
  9. G40 Kompensasi radius pisau hapus
  10. G45 Penambahan radius pirau
  11. G46 Pengurangan radius pisau
  12. G47 Penambahan radius pisau 2 kali
  13. G48 Penguranqan radius pisau 2 kali
  14. G64 Motor asutan tanpa arus (Fungsi penyetelan)
  15. G65 Pelavanan pita magnet (Fungsi penyetetan)
  16. G66 Pelaksanaan antar aparat dengan RS 232
  17. G72 Siklus pengefraisan kantong
  18. G73 Siklus pemutusan fatal
  19. G74 Siklus penguliran (jalan kiri)
  20. G81 Siklus pemboran tetap
  21. G82 Siklus pemboran tetap dengan tinj diam
  22. G83 Siklus pemboran tetap dengan pembuangantatal
  23. G84 Siklus penquliran
  24. G85 Siklus mereamer tetap
  25. G89 Siklus mereamer tetap denqan tinqqal diam.
  26. G90 Pemroqraman nilai absolut
  27. G91 Pemroqraman nilai inkremental
  28. G92 Penqqeseran titik referensi
Kode Standar untuk Fungsi M

  1. M00 Diam
  2. M03 Spindel frais hidup.searahjarumjam
  3. M05 Spindel frais mat!
  4. M06 Penggeseran alat, radius pisau frais masuk
  5. M17 Kembali ke program pokok
  6. M08 Hubungan keluar
  7. M09 Hubungan keluar
  8. M20 Hubungan keluar
  9. M21 Hubungan keluar
  10. M22 Hubungan keluar
  11. M23 Hubungan keluar
  12. M26 Hubungan keluar- impuls
  13. M30 Program berakhir
  14. M98 Kompensasi kocak / kelonggaran otomatis
  15. M99 Parameter dari interpolasi melingkar (dalam hubungan dengan G02/303)
Tanda Alarm

  1. A00 Salah kode G/M
  2. A01 Salah radius/M99
  3. A02 Salah nilaiZ
  4. A03 Salah nilai F
  5. A04 Salah nilai Z
  6. A05 Tidak ada kode M30
  7. A06 Tidak ada kode M03
  8. A07 Tidak ada arti
  9. A08 Pita habis pada penyimpanan ke kaset
  10. A09 Program tidak ditemukan
  11. A10 Pita kaset dalam pengamanan
  12. A11 Salah pemuatan
  13. A12 Salah pengecekan
  14. A13 Penyetelan inchi/mm dengan memori program penuh
  15. A14 Salah posisi kepala frais / penambahan jalan dengan LOAD ┴ / M atau ┤ / M
  16. A15 Salah nilai Y.
  17. A16 Tidak ada nilai radius pisau frais
  18. A17 Salah sub program
  19. A18 Jalannya kompensasi radius pisau frais lebih kecil dari nol

Mesin Bubut CNC Terbaru


Pada mesin bubut CNC terbaru ini operator mesin CNC yang akan memasukkan program pada mesin sebelumnya harus sudah memahami gambar kerja dari komponen yang akan dibuat pada mesin tersebut. Gambar kerja biasanya dibuat dengan cara manual atau dengan computer menggunakan program CAD (Computer Aided Design).

Dengan semakin meningkatnya kemajuan teknologi di bidang computer, maka telah dikembangkan suatu software yang berisi aplikasi gambar teknik dengan CAD yang sudah dapat diminta untuk menampilkan program untuk dikerjakan dengan mesin CNC. Aplikasi program tersebut dikenal dengan sebutan CAM (Computer Aided Manufacturing) sehingga semakin memudakan kita dalam mengoperasikannya

Program atau software CAM pada umumnya dibuat oleh pabrik yang membuat mesin Bubut CNC dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja mesin Bubt CNC yang diproduksinya.

Dengan menggunakan software CAM, seorang operator cukup membuat gambar kerja dari benda yang akan dibuat dengan mesin Bubut CNC pada PC. Hasil gambar kerja dapat dieksekusi secara simulasi untuk melihat pelaksanaan pengerjaan benda kerja di mesin CNC melalui layer monitor. Apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan, maka dapat diperbaiki tanpa harus kehilangan bahan. Jika hasil eksekusi simulasi sudah sesuai dengan yang diharapkan, maka program dilanjutkan dengan eksekusi program mesin. Program mesin yang sudah jadi dapat langsung dikirim ke mesin CNC melalui jaringan atau kabel atau ditransfer melalui media rekam.

Harapan ke depan tentang Mesin Bubut CNC

Dari waktu ke waktu teknologi semakin canggih, selalu ada temuan temuan baru yang kita lihat, termasuk untuk mesin bubut cnc ini, maka mungkin suatu saat nanti proses penggunakan mesin cnc, terutama mesin bubut cnc akan semakin mudah di operasikan dan dipahami cara kerjanya

Itulah beberapa informasi dasar yang dapat kami berikan kepada anda terkait dengan Mesin CNC ini, baik mesin bubut cnc maupun mesin frais, semoga bermanfaat.

Untuk informasi produk tentang mesin bubut ini, silahkan lihat disini: Mesin Bubut CNC